Kirim Karya

SKSP Book Store
No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
No Result
View All Result
SKSP Book Store
No Result
View All Result
Home Parade Puisi

PARADE PUISI #6

Admin by Admin
22 Mei 2026
0
PARADE PUISI #6
Share on TelegramShare on WhatsappShare on Twitter

Riyan Muzaki Romadhoni

Fraktal Hati

Ada geometri yang tidak patuh pada ujung,
seperti cara kau menyelinap ke sela-sela renung.
Sesuatu yang fana, namun tumbuh berulang,
menolak habis, meski waktu mencoba memangkas pulang.

Jika kau belah sunyi di dadaku,
kau hanya akan menemui detak yang paling bisu.
Jika detak itu kau belah lagi menjadi debu,
ada rindu yang sedang menyusun diri yang kaku.

Lalu, belahlah rindu itu tipis-tipis,
sampai kau temukan seulas senyum yang tak habis-habis.
Ia menetap di sana, di titik paling zarah,
menjadi inti dari segala yang kusebut sebagai muara.

Begitu seterusnya, melipat diri ke arah dalam,
tak ada dasar, tak ada lagi batas paling kelam.
Sebab di hadapanmu,
logika hanyalah sebuah ruang yang menyerah,
pada angka-angka yang tak sanggup lagi berpasrah.

Banyumas, 9 April 2026

Hikma hudzaifa

SUNYI DI BALIK TAWA


Tersenyum di kala hancur
Sungguh ironi yang indah
Bagai bunga layu yang tetap menebarkan wangi,
Meski kelopaknya jatuh satu persatu
Ia seakan berbisik
Bahwa luka pun bisa berwajah manis,

Orang mungkin mendengar tawa
Padahal yang bergetar hanyalah gema luka
Suara retak yang kusembunyikan di balik riang
Seperti gamelan parah yang tetap di paksa berbunyi

Betapa asing rasanya
Memaksa bibir melengkuk di atas perih
Menjahit tawa dari sobek sobek pilu
Hanya agar dunia percaya
Aku baik-baik saja
Meskipun di dalamnya sudah retak tanpa suara

Namun,
Siapa yang tahu senyum itu hanyalah topeng?

Di balik lengkung bibir yang tampak tegar,
Tersimpan rindu yang tak tersampaikan
Dan jiwa yang pelan-pelan retak
Menyimpan sunyi dalam dada
Yang terlalu sempit menampung derita.

Purbalingga, 19 Maret 2026

Alisha Putri Soliha

SAJAK EMPAT WARSA

Ada debar yang tertahan
di ujung tanggal dua puluh delapan,
saat raga menanti sebuah kehidupan baru
namun kau masih betah bersembunyi.

Kau tak memilih jalur yang terencana
atau jemari besi yang membuka pintu dunia,
kau memilih jalanmu sendiri yang mengalir tenang
menjemput takdir yang datang empat warsa sekali.

Fajar pun pecah di angka yang tak biasa
seolah semesta menunda detaknya hanya untukmu,

melalui peluh dan doa yang paling sunyi
kau lahir memeluk rahasia langit.

Kini namamu tertulis di antara angka yang istimewa
sebuah rahasia yang disimpan semesta,
bahwa yang paling berharga
tak perlu hadir di setiap putaran masa.

Purbalingga, 8 April 2026

Mukhamad Balya Zarkasyi

Curug & Aku

Aku berdiri di antara dua aliran,
membentangkan tangan seperti sayap yang lupa terbang
bukan untuk menangkap air,
tapi agar air tahu: aku di sini.

Batu-batu hitam menyimpan usia yang tak terhitung,
dan aku hanya sebentar singgah
belajar dari tebing yang diam menanggung derasnya.

Maka kubiarkan tangan ini terbuka,
bukan meminta, bukan menyerah
hanya berkata pada semesta:
aku hadir. aku kecil. dan aku bersyukur

Pemalang, 07 April 2026

Riwayat Penulis

Riyan Muzaki Romadhoni, seorang Mahasiswa dari UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto yang senang merawat ingatan melalui bait-bait puisi. Bagi saya, kata-kata adalah ruang rahasia untuk pulang, tempat di mana saya bisa bebas menerjemahkan rasa dan warna yang tak sempat terucap oleh lisan. Saya menulis untuk merayakan sunyi dan menemukan makna di balik hal-hal sederhana.

Hikma hudzaifa yang akrab disapa eca lahir di Ciamis, 13 Maret 2007. Ia menempuh pendidikan dasar di MIN 6 CIAMIS, kemudian melanjutkan ke Mts El-bas dan MA El-bas. Saat ini ia merupakan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN SAIZU) dengan mengambil program studi Komunikasi Penyiaran Islam.

Alisha Putri Soliha, lahir pada 1 Juni 2007 di Pemalang, Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 04 Warungpring, kemudian melanjutkan ke SMP IT Warungpring dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMK Islam Diponegoro Losari. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, dengan mengambil program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Mukhamad Balya Zarkasyi adalah mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Admin

Admin

SKSP

POPULER

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

2 Juli 2024

Tentang Redaksi

11 Juli 2024
Puisi – Puisi Tania Rahayu

Puisi – Puisi Tania Rahayu

2 Juli 2024

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

12 Juni 2022
  • Disclaimer
  • Kebijakan & Privasi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In