Kirim Karya

SKSP Book Store
No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
No Result
View All Result
SKSP Book Store
No Result
View All Result
Home Puisi

Puisi-puisi Galuh Kresno

Admin by Admin
20 Januari 2026
0
Puisi-puisi Galuh Kresno
Share on TelegramShare on WhatsappShare on Twitter

DUA PULUH DUA

desember;

hari ibu,

apakah leluhur dari segala hari yang telah dilalui?

Desember, 2025

HUJAN REDA DI AKHIR TAHUN

apakah Desember akhir dari segala cerita?

apakah segalanya hadir hanya agar Desember hadir?

Desember, 2025

KERING

*

desember

hujan turun

tanah kembali basah.

**

desember hujan turun

di kening anak – anak yang kering ingatannya

tentang dada para ibu yang sesak

dan pundak bapak

Kening anak – anak

tetap kering dan tetap kening

tiada yang mekar dari ujung rambut gaya

meski hujan diteguk berkali

dada ibu tetap sesak

dan pundak bapak,

makin beban memikul patah

***

desember,

segera hujan

segera kemarau

segera panjang

segera hujan berakhir

segera!

Desember, 2025

MESKI DAUN-DAUN BERGUGURAN

tiada pilihan bagi hujan

untuk memilih kepada daun mana kasih jatuh

bahkan kepada ilalang

kasihnya lebih nyata

Desember, 2025

DALAM KEYAKINAN

dengan iman

dan amin

aku yakin

bahwa menikahimu

ialah meninggalkan nasib-nasib buruk.

Desember 2025

KEPADA ISTRIKU

jika yang ku tuntut hanyalah makan siang,

maka biarkan aku pergi malam-malam

mengulur jarak, mengukur segala kemampuan

yang tak dapat dilewati batas manusia,

menempa lelah meski tak melulu tabah

kepada istriku,

jika yang kau tuntut ialah bedak dan gincu

maka biarkan aku pergi lebih malam lagi,

berharap kepada gugusan bintang

menjatuhkan bedak dan gincu,

jika begitu maka biarkan malam lebih lama lagi

atau kubuat pagi tak pernah menjadi

dan makan siang yang kutuntut takkan jadi beban buatmu.

Desember, 2025

TANGGA DI RUMAH

hidup bersamamu

ialah ilalang yang tumbuh tanpa kabar,

tba-tiba gulma menjalar,

tanah gersang dan hujan enggan basah

semahkota kembang mekar

bukan dari benih yang kita tanam dengan tabur pupuk

lalu lebah terbang merebahkan sayap

menyesap nektar yang kita harap menjadi berkah

semahkota lagi kembang mekar

lebih rona tanpa tanda-tanda yang kita harap

yang ditanam tak melulu menjadi kembang

tak lebih subur dari ilalang.

hidup bersamamu ialah taman bunga,

dan tangga di rumah kita ialah celah menuju firdaus.

Desember, 2025.

DIRANJANG BAYI

harapan paling nyata dari lelaki

adalah popok bayi

dan doa paling mujarab,

selimut katun paling hangat.

November, 2025

ANAK PERTAMA

aku telah menyelam di hitam matanya,

dan berdoa dengan rapalan gumam babibu miliknya,

agar segera mulut itu bercerita, sehingga mulut ibu menjadi kitab bahasa,

langkah tertatih makin jadi titah,

agar seorang bapak tak berkhianat bersama masa mudanya.

November, 2025

PELAJARAN KERTAS

jangan asal tulis jika belum tahu cara menghapus,

jangan asal hapus jika belum tahu penghapus paling bagus,

menyobek paksa bukan cara paling bagus

meski selembar,

namun hilangnya selembar berarti menghilangkan beratus kata

jika tiada beratus kata untuk dikatakan

maka belajarlah pada yang telah dituliskan tanpa asal-asalan.

membaca pasti diajarkan pertama kali sebelum menulis

kalau cara membaca masih belum paham,

maka jadilah kertas yang masih putih,

itu cara paling manusia,

daripada pura-pura menjadi manusia.

November, 2025

DOA MESIN

(Refleksi atas kehilangan yang pelan-pelan)

dalam kamar sunyi penuh sirkuit,

aku temukan pikiranku terlipat jemari mesin.

mencengkram ikal sangkar akal

burung-burung liar tak lagi terbang darinya

seperti mimpi yang dibeli di toko swalayan

di ruang-ruang sekolah

murid berdiri di depan layar,

menyusun kalimat seperti puzzle

yang tak lagi harus mereka cipta—

dari dada tumbuh belukar

ikal mengikat kacamata

apakah kata masih memiliki nyawa

jika ia lahir bukan dari peluh dan luka?

dalam ruang-ruang belajar,

sunyi bukan lagi tanda perenungan

melainkan loading page

menunggu inspirasi buatan.

adakah yang masih menulis dengan gemetar,

dengan dada terbuka, dengan resah yang menari

dalam ruang tak bernama di kepala mereka?

aku mendengar suara sunyi para guru

yang tak lagi ditanya,

melainkan disalin,

diteguk sekaligus selubang sedotan

es penyegar hari panas

aku melihat anak-anak menulis puisi

tanpa pernah bertanya pada hati sendiri.

apakah makna masih bisa tumbuh

jika tanah pikir telah mengeras?

maka aku menuliskan ini:

sebuah doa bagi yang tersisa,

yang masih percaya bahwa bahasa

adalah menelusuri gelap,

bukan menyalakan lampu otomatis.

Dayeuhluhur, 21 April 2025

Biografi Penulis

Galuh Kresno, Salah satu pendidik di SMP Negeri 2 Dayeuhluhur. Menulis puisi sejak berkuliah di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Puisinya pernah terbit di beberapa media offline; Radar Banyumas, Harian Fajar Makasar, Rubrik Sastra Rakyat Sultra, Suara Merdeka, dan media online; biem.co, skspliterary.com, https://top.cafe.daum.net/

Tags: puisi
Admin

Admin

SKSP

POPULER

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

2 Juli 2024

Tentang Redaksi

11 Juli 2024
Puisi – Puisi Tania Rahayu

Puisi – Puisi Tania Rahayu

2 Juli 2024
Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara

15 November 2024
  • Disclaimer
  • Kebijakan & Privasi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In