LAMPU ASRAMA
lampu asrama tak pernah benar-benar tidur
ia berjaga di antara halaman kitab
mata-mata mengembara
menyusuri huruf yang berpendar pelan
kitab terbuka
seperti jendela yang menunggu fajar
di antara bisik halaman
sunyi pun punya suara
Purwokerto, 9 Maret 2026
SUBUH DI SERAMBI
air wudhu menggigilkan sisa mimpi
di telapak yang masih separuh malam
langit belum membuka matanya
tapi azan sudah yakin
langkah-langkah menuju sajadah
seperti pulang ke cahaya
pagi lahir
dari dahi yang menyentuh bumi
Purwokerto, 9 Maret 2026
HAFALAN
ayat-ayat kutanam
di ladang ingatan
sebagian tumbuh pelan
menjadi pohon makna
sebagian gugur
diterbangkan angin lupa
ustaz berjalan di pematang sabar
menyirami kami dengan suara
dan aku terus menanam
meski musim belum tentu datang
Purwokerto, 9 Maret 2026
RINDU RUMAH
di kamar yang penuh kitab
malam sering membawa pulang kenangan
surat dari ibu kubaca
seperti doa yang dilipat rapi
aroma rumah
menyelinap dari sela kertas
aku belajar sabar
di halaman-halaman jauh dari rumah
pesantren mengajarkanku
pulang di dalam doa
Purwokerto, 9 Maret 2026
MALAM MUHASABAH
malam turun perlahan
di atas halaman pesantren
tasbih berputar
seperti jarum jam yang sabar
satu butir
satu ingatan
satu butir
satu penyesalan
di antara napas yang pelan
hati belajar jujur pada dirinya
Purwokerto, 9 Maret 2026
Riwayat Penulis

Galih Aryasatya, lahir di Bekasi, 20 Juni 2007. Beralamat Kp. Utan, Rt/Rw 003/029. Kel. Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kab. Bekasi. Saat ini ia sedang mengampu pendidikan di UIN Prof.K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto pada program studi Informatika. Hubungi Email : Satyagalih049@gmail.com

