Kirim Karya

SKSP Book Store
No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
No Result
View All Result
SKSP Book Store
No Result
View All Result
Home Uncategorized

PARADE PUISI #11

Admin by Admin
13 Juli 2026
0
Share on TelegramShare on WhatsappShare on Twitter

Fatwa Aisyah Nur’aini

LANGKAHKU KEMBALI

huruf-huruf itu
pernah tinggal di dada

menyala
tanpa diminta

lalu suatu hari
ia menjadi asing

lidah kehilangan arah
pada cahaya

ketika dipanggil kembali
setiap huruf tersandung

seperti langkah
yang lupa pulang

di antara jeda
sebuah nyala kecil muncul

tidak seterang dulu

namun lebih jujur

dan dari patah itu
cahaya mulai belajar
menyebut namanya Kembali

Muhammad Aska Imanika

PENGAKUAN LILIN

Lilin itu menyala

Tenang,

Seperti menerima.

Cahayanya

Bukan untuk menerangi,

Melainkan tanda

Bahwa ia sedang habis.

Dan mungkin,

Itulah satu-satunya cara

Ia menjadi berarti.

Pramudya Ayu Wardhani

JAM RETAK DI SUDUT RUANG

Di dinding itu

Sebuah jam rentak tergantung

Jarumnya pincang sebelah

Detik-detik luruh

Tanpa bunyi

Seperti luka lama

Yang lupa cara sembuh

Seorang duduk diam

Menatap angka yang membeku

Sementara dadanya

Terus berdenyut

Ia tak lagi mengejar waktu

Hanya mendengar retak

Yang pelan-pelan merambat

Ke dalam dirinya

Hingga ia paham:

Yang rapuh bukan jam itu

Melainkan dirinya

Yang tergesa ingin usai

Ziyadah Amalia Farah

DI BALIK TIRAI SUNYI

Malam menurunkan tirai

Bukan untuk menutup

Melainkan memperlihatkan 

Lihat yang selama ini tersembunyi

Di lantai dingin

Napas jatuh 

Lalu hilang

Sebelum sempat kembali

Waktu berhenti di ambang

Mengendap

Seperti sesuatu

Yang tak lagi mengenal arah

Bayang bergetar

Di permukaan yang rapuh

Retak!

Tanpa suara

Di ambang jendela

Angin mengetuk pelan

Tirai berayun

Menyisakan celah 

Tak ada yang ku panggil

Tak ada yang ku tahan

Hanya ruang yang perlahan terbuka

Fajar menyibak tipis 

Jejak memudar di permukaan 

Riak tinggal sejenak

Lenyap di balik hijab

Sebelum sempat ditangkap akal

Purwokerto, 20 Maret 2026

Ziyadah Amalia Farah

LURUH 

Di bawah abu

Bara berdiam

Kecil

Namun enggan selesai

Dinding menyimpan bayang

Getarnya tipis

Seperti sisa yang belum lepas

Langkah berhenti

Sebelum sempat menjadi jejak

Waktu mengendap

Di sela napas yang berat

Bara itu

Tak padam

Tak pula menyala

Hanya tinggal

Di antara ada dan tiada

Nama tanggal perlahan

Seperti serpih

Yang jatuh tanpa suara

Tak ada yang digenggam

Tak ada yang ditahan

Hanya tarikan

Yang kian dalam

Dan di ujung itu

Luruh

Bukan jarak

Melainkan aku

Yang habis tanpa sisa

Purwokerto, 31 Maret 2026

Riwayat Penulis

Fatwa Aisyah Nur’aini adalah mahasiswa semester 4 Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi di Universitas Islam Negeri Prof. Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto. Ia memiliki ketertarikan pada dunia spiritual, refleksi diri, dan proses penyembuhan batin melalui pendekatan tasawuf.

Bagi saya, puisi bukan sekadar rangkaian kata yang indah, tetapi menjadi cara untuk mengekspresikan pengalaman hidup yang pernah ia rasakan. Setiap tulisan yang ia buat lahir dari proses perenungan, kegelisahan, dan perjalanan batin yang ia jalani. Melalui puisi, ia berusaha memahami dirinya sendiri, mendekatkan diri kepada Tuhan, serta menemukan makna di balik setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupnya.

Muhammad Aska Imanika merupakan mahasiwa semester 4 yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Prof. K. H Saifuddin Zuhri Purwokerto, yang memiliki ketertarikan/hobi pada bidang pertanian dan industri perkopian. Dalam perjalanan akademiknya, ia mulai mencoba menekuni dunia kepenulisan sebagai wadah baru untuk mengekspresikan gagasan, emosi, dan refleksi diri maupun batin. Menulis bukan sekadar aktivitas, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal diri lebih dalam, menguatkan nilai-nilai kehidupan, serta meningkatkan Muhasabah (kesadaran diri). 

Pramudya Ayu Wardhani merupakan mahasiswa semester 4 Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi yang memiliki ketertarikan pada dunia musik sebagai ruang untuk menenangkan diri sekaligus memahami perasaan yang sering kali sulit diungkapkan. Bagi dia, musik bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi tempat untuk kembali pada dirinya sendiri. Ia juga merupakan penggemar Justin Bieber, yang karya-karyanya kerap menjadi teman dalam berbagai suasana. Secara kepribadian, ia cenderung pendiam dan lebih nyaman berada dalam suasana yang tenang, namun bersama orang-orang yang sudah dekat, ia dapat menjadi sosok yang hangat, suka bercanda, dan mudah tertawa. Dalam kesehariannya, ia terbiasa memahami perasaannya secara perlahan dan saat ini sedang belajar mengelola emosi dengan lebih baik, sehingga ia terus berproses untuk mengenali dirinya dan menjalani semuanya dengan lebih tenang.

Ziyadah Amalia Farah, dilahirkan di dusun Bojongsari, Purbalingga, Jawa Tengah 22 November 2006. Ia terlahir dari keluarga yang sederhana, namun memiliki mimpi yang tinggi, sebagai anak pertama dari dua bersaudara. Saat ini Ia adalah mahasiswa UIN Syaifuddin Zuhri Purwokerto pada program studi Tasawuf dan Psikoterapi. Di tengah perjalanannya sebagai mahasiswa, ia juga sedang menapaki langkah awal dalam dunia kepenulisan sebagai seorang penulis puisi pemula. 

Ziyadah memandang dirinya sebagai individu yang sedang belajar mengekspresikan pemikiran melalui tulisan. Dalam setiap bait yang dituliskannya, terdapat refleksi atas pengalaman diri, baik yang dapat diungkapkan maupun yang sulit dijelaskan secara langsung. Bagi Ziyadah, puisi tidak sekadar rangkaian bahasa, melainkan sarana reflektif untuk memahami diri, menerima pengalaman batin, serta mendekat pada makna yang tidak selalu tampak, namun tetap dapat dirasakan kehadirannya

Admin

Admin

SKSP

POPULER

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

2 Juli 2024

Tentang Redaksi

11 Juli 2024

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

12 Juni 2022
Puisi – Puisi Tania Rahayu

Puisi – Puisi Tania Rahayu

2 Juli 2024
  • Disclaimer
  • Kebijakan & Privasi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In