Kirim Karya

SKSP Book Store
No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan
No Result
View All Result
SKSP Book Store
No Result
View All Result
Home Puisi

Puisi-puisi Fajrul Alam

Admin by Admin
21 November 2025
0
Share on TelegramShare on WhatsappShare on Twitter

Api dan Hujan

Sebagian orang, hujan adalah titik tolak
untuk kembali ke rahim rumah
Yang entah parah atau ramah
tetap saja tempat berserah
Merebahkan sejenak geliat mimpi
atau merubah arah berdikari

Tapi sepasang kekasih
Memilih melawan hujan
dengan tangan sehampa segumpal moral sebagian dewan-dewan

Api membara di antara sepasang cinta
Lebih menyala sewaktu hujan terjaga
dan tetesnya melintasi ruang sunyi antara teduh dua bola mata

Purwokerto, 2025

Tentang Strawberry

Kau bertanya:
“Mengapa aku?”

Aku bertanya:
“Mengapa strawberry?”

Kau aku terperangkap sunyi
di hadapan sekresek strawberry
yang seolah-olah geli

Purbalingga, 2025

Di Pangkuan Bambu

Putih kabut mengecup hitam aspal
Hujan terlampau tanggal

Di lereng gunung, sebutir kasih menggelinding
Kau Aku di pangkuan bambu
yang menguning membuntuti waktu
Sedang mereka di pangkuan sofa
mengurus negara seraya leha-leha
Sementara Ia tak pernah berpangku
hanyalah memangku

Secangkir kopi menggigil
Sepotong hati terpanggil
Sepotongnya lagi tak ingin cepat berakhir

Purbalingga, 2025

Berpayung Selembar Kain

Dihantui padam lampu jalan
Malam membentang lebih sekadar pekat
Amuk geluduk membanting
setiap tawa riang dan melengking
Hujan sederas tangis ibu
sewaktu hatinya mendadak kelabu

Berpayung selembar kain
Kita tak perlu khawatir
Selama doa masih berkibar
Tuhan senantiasa berkabar
Bahkan saat doa-doa terlampau hangus terbakar

Purwokerto, 2025

Soal Sial Siul

Soalnya mata dicipta untuk membaca
Syukur menuai makna
meski belum “sampai ke putih tulang”
Itu kata Chairil

Sialnya mata ini berkali-kali tergelincir
saat membaca alismu bak bulan di hari kelima
dan berujung jatuh tertimpa senyummu pula

Siulnya burung di pucuk pohon
Adalah caranya memuja
Adalah doa untuk semesta
Nah Kita kejatah juga, semestinya.

Purwokerto, 2025

RIWAYAT PENYAIR

Fajrul Alam, menulis puisi, cerita, dan esai. Buku antologi puisi pribadinya berjudul “Resep Bahagia” (Jejak Pustaka: 2025). Bisa disapa via IG: fajrulalam_

Admin

Admin

SKSP

POPULER

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

Puisi – Puisi Quinta Sabrina

2 Juli 2024

Tentang Redaksi

11 Juli 2024
Puisi – Puisi Tania Rahayu

Puisi – Puisi Tania Rahayu

2 Juli 2024
Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara

15 November 2024
  • Disclaimer
  • Kebijakan & Privasi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Esai
    • Esai
    • Esai Terjemahan
  • Puisi
    • Puisi
    • Puisi Terjemahan
  • Cerpen
  • Gurit
  • Galeri
  • Katalog Buku
    • Info Buku
    • Beli Buku
  • Tentang Redaksi
  • Kerjasama Korea Selatan

© 2024 SKSP - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In